playlist

Minggu, 26 Oktober 2014

San Siro Stadium

 


Stadion Giuseppe Meazza (nama Italia: Stadio Giuseppe Meazza, juga dikenal dengan nama San Siro), adalah stadion sepak bola di Milan, Italia. Stadion ini adalah kandang bagi dua tim Liga Italia dari Serie A: A.C. Milan dan Internazionale.
Stadion Giuseppe Meazza mulai dibangun oleh Piero Pirelli, presiden AC Milan saat itu, pada 1 Agustus 1925 dan selesai pada 15 September 1926 dengan nama Nuovo stadio Calcistico San Siro. Pembangunan tersebut menghabiskan dana sekitar 5 juta lira. Stadion ini dibuka secara resmi pada tanggal 19 September 1926 dengan pertandingan derby antara AC Milan melawan Inter Milan, yang dimenangkan oleh Inter Milan dengan skor 6 - 3.
Pada awalnya Stadion ini adalah Stadion kandang bagi AC Milan, hingga pada tahun 1935 AC Milan mengalami kebangkrutan dan harus menjual stadion tersebut pada Pemerintah kota Milan. Inter Milan kemudian menyewa Stadion ini dari Pemerintah kota Milan pada tahun 1947, sejak saat itu stadion ini digunakan sebagai kandang bagi Inter Milan dan AC Milan. Jauh sebelum menggunakan Stadion Giuseppe Meazza, Inter selalu menggunakan Stadion Arena. Stadion ini dapat menampung 80.074 penonton.
Nama Giuseppe Meazza dipilih sebagai nama Stadion pada 3 Maret 1980 untuk menghormati pemain sepak bola legendaris yang membawa Italia menjuarai Piala Dunia 1934 dan 1938, sekaligus mantan pemain Inter dan Milan. Suporter AC Milan lebih suka menggunakan nama "San Siro" untuk menyebut nama stadion ini, karena Giuseppe Meazza lebih identik sebagai ikon Inter Milan walaupun pernah bermain untuk AC Milan.
 Pada tahun 1987 dalam persiapan untuk Piala Dunia pemerintah Italia memberikan dewan kota Milan $30 juta untuk memodernisasikan stadion tersebut, namun akhirnya ongkosnya membengkak dua kali lipat. Pada tahun 1990, stadion ini menjadi tempat pertandingan final Piala Dunia antara Jerman Barat dan Argentina.
 

Arc de Triomphe

Kota Paris, Prancis adalah kota dengan monumen yang paling banyak dikenal orang. Selain Menara Eiffel, atau Piramida Louvre, orang pasti ingat Paris kalau melihat monumen Arc de Triomphe, monumen warisan Napoleon. Monumen Arc de Triomphe berbentuk gerbang besar menghadap jalan Champs Elysees. 

 
Arc de Triomphe dapat diartikan sebagai 'Gerbang Kemenangan'. Adalah Kaisar Prancis Napoleon Bonaparte yang pada 1806, memerintahkan dibangunnya sebuah monumen untuk merayakan kejayaan Prancis dalam peperangan di Eropa.
Peletakan monumen pun di tengah jalan simpang 12 di kawasan yang kini bernama Place Charles de Gaulle. Otomatis, Arc de Triomphe menjadi saksi bisu hiruk pikuk persimpangan jalan paling ramai di Paris ini.


Sebuah terowongan bawah tanah dibangun dari tepi jalan Champs Elysees tembus di samping monumen. Jika melihat Arc de Triomphe dari dekat, maka dindingnya dihiasi dengan nama para jenderal dari pasukan Napoleon. Monumen ini pun dihiasi dengan berbagai ornamen yang indah. Arc de Triomphe tegak berdiri dengan ukuran 45 x 22 meter dan tinggi 49,5 meter.

Namun Arc de Triomphe tidak hanya menjadi monumen perang masa silam. Monumen ini sekaligus menjadi monumen perang untuk tentara Prancis yang  gugur dalam Perang Dunia II, Perang Indochina dan Perang Korea. Sebuah api abadi dinyalakan tepat di bawah lengkungan Arc de Triomphe untuk mengenang para pahlawan tanpa nama. Para turis bisa juga menaiki 284 anak tangga ke puncak monumen untuk melihat pemandangan di sekitar Champs Elysees. Namun mereka harus merogoh kocek 9 Euro atau sekitar Rp 108 ribu.

Kamis, 09 Oktober 2014

Dam Square, Amsterdam

Dam Square, atau sebutan hanya Dam, adalah alun-alun kota di Amsterdam ibukota Belanda. Suatu lokasi yang banyak memiliki bangunan penting dan merupakan salah satu lokasi yang paling terkenal dan penting di kota.

Dam Square terletak di pusat sejarah kota Amsterdam, sekitar 750 meter dari pusat transportasi utama stasiun Amsterdam Centraal. Lokasi Dam Square kira-kira berbentuk persegi panjang, membentang sekitar 200 meter dari barat ke timur dan sekitar 100 meter dari utara ke selatan. Lokasi ini menghubungkan jalan-jalan Damrak dan Rokin.

Di Dam Square terdapat Monumen Nasional yang berseberangan berhadapan langsung dengan Royal Palace. Royal Palace merupakan salah satu Istana di Belanda. Istana ini dibangun sebagai balai kota selama Golden Age Belanda di abad ke-17. Bangunan menjadi istana kerajaan Raja Louis Napoleon dan kemudian Royal House.

Disekitar Dam Square juga dikelilingi banyak mal-mal, gereja dan rumah makan. Di lokasi halaman Dam Square terdapat banyak orang-orang berkumpul, bermain dengan burung-burung disana (memberi makan burung). Bila ada suatu acara tertentu lokasi Dam Square ini sangat ramai kunjungan orang-orang.  Bila kamu ingin belanja seperti jam atau tas bermerek, kamu dapat singgah ke mal De Bijenkorf yang letaknya dekat dengan Monumen Nasional.

Lokasi ini juga diramai dengan hilir mudik transportasi kereta kuda, kereta listrik, kendaraan mobil dan motor hingga sepeda. Bahkan becak-becak khas disana pun banyak berseliweran disana. Suatu tempat yang patut dikunjungi bila kamu berada di kota Amsterdan Belanda.